Anda mungkin pernah mendengar istilah *burnout* atau *stress kronis*, tetapi tahukah Anda bahwa perempuan di Indonesia mengalami tingkat stres dan kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pria? Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sekitar 15% perempuan berusia 18-35 tahun mengalami gangguan kecemasan atau depresi, angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok usia dan jenis kelamin lainnya. Namun, masalah ini sering kali terabaikan—terutama di kalangan perempuan yang masih berjuang untuk membuktikan diri di dunia profesional atau menjalani peran ganda sebagai ibu dan pekerja.
Tidak hanya karena beban sosial yang lebih berat, perempuan juga lebih rentan terhadap tekanan digital. Dari *doomscrolling* di media sosial hingga tekanan untuk selalu



